Selasa, 17 Juli 2012

Kebutuhan Manusia Terhadap Agama

  • Pengertian Agama
Agama atau ad-dien dalam bahasa Arabnya adalah “Keyakinan ( keimanan ) tentang suatu dzat ketuhanan ( Ilahiyah ) yang pantas untuk menerima ketaatan dan ibadah”. Ini adalah defenisi secara umum. Karenanya semua keyakinan tentang dzat ketuhanan disebut agama, walaupun itu murni hasil “Kreatifitas” otak manusia. 
Karena banyaknya defenisi tentang agama, seorang ahli yang bernama Harun Nasution memberikan defenisi sebagai berikut :
  1. Pengakuan terhadap adanya hubungan manusia dengan kekuatan ghaib yang harus dipatuhi.
  2. Pengakuan terhadap adanya kekuatan ghaib yang menguasai manusia.
  3. Mengikatkan diri pada suatu bentuk hidup yang mengandung pengakuan pada suatu sumber yang berada diluar diri manusia yang mempengaruhi perbuatan - perbuatan manusia.
  4. Kepercayaan pada suatu kekuatan ghaib yang menimbulkan cara hidup tertentu.
  5. Suatu sistem tingkah laku ( code of conduct ) yang berasal di kekuatan ghaib.
  6. Pengakuan terhadap adanya kewajiban-kewajiban yang diyakini bersumber pada suatu kekuatan ghaib.
  7. Pemujaan terhadap kekuatan ghaib yang timbul dan perasaan lemah dan perasaan takut terhadap kekuatan misterius yang terdapat dalam alam sekitar manusia.
  8. Ajaran yang dianutnya Tuhan kepada manusia melalui seorang rasul.
  • Latar Belakang Kebutuhan Manusia Terhadap Agama
Dr. Yusuf Al-Qaradhawy dalam bukunya “Madkhal li-Ma’rifatil Islam” Pengantar Kajian Islam menyebutkan paling tidak ada lima faktor yang menyebabkan manusia butuh terhadap agama :
  • Kebutuhan akal terhadap pengetahuan mengenai eksistensi terbesar
  • Kebutuhan fitrah manusia
Tentang kebutuhan fitri terhadap agama ini, Allah berfirman :
“Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Allah). (Tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu”. (Qs. Ar-Rum:30)
  • Kebutuhan manusia terhadap kesehatan jiwa dan kekuatan rohani
  • Kebutuhan masyarakat terhadap motivasi dan disiplin akhlak
  • Kebutuhan masyarakat kepada solidaritas dan soliditas
  • Penantian Agama Terhadap Manusia
Penantian agama terhadap manusia adalah berbagai upaya menerapkan hukum - hukum Tuhan dalam mencapai kebahagiaan dunia sebagai pengantar menuju kebahagiaan akhirat, mengindahkan tapal batas agama serta tidak memperturutkan hawa nafsu.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Tolong Tinggalkan Komentar Anda ...... ^_^